Seminar Entrepreneurship Bagi Guru NU Bersama Pergunu Jawa Barat

Suasana Seminar Entrepreneur Pergunu 

Bandung – Pimpinan Wilayah Persaruan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Jawa Barat menyelenggarakan seminar entrepreneurship bertajuk “Peran Guru dalam Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan”. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula The Posters Hotel Mice Jl. PH. H. Musthofa No 33A, Neglasari , Kecamatan Cibeunyin, Kota Bandun (23/06/2019)

Kegiatan tersebut diikuti oleh 125 peserta perwakilan dari Kab/Kota se-Jawa Barat. Turnt hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris Kementrian Koperasi dan UKM RI Prof. Rully Indrawan, Sekda Jawa Barat H Iwa Karniwa dan Wakil Ketua PWNU Jawa Barat KH Suryani.

Dr. Saepuloh, M.Pd Ketua Pergunu Jawa Barat Tengah Menyampaikan Materi

Pada kesempatan tersebut, Ketua Pergunu Jawa Barat H Saepuloh menjelaskan bahwa di era destructive innovation ini, guru tidak hanya dituntut untuk memiliki keterampilan pedagogik, kepribadian, sosial, dan juga profesional yang mempuni agar bisa mendidik (transfer of value) dan mengajarkan berbagai ilmu pengetahuan kepada siswa-siswinya (transfer of knowledge), akan tetapi kompetensi guru pun harus dilengkapi dengan keterampilan lainnya, seperti di bidang kewiarusahaan.

Lebih lanjut Saepuloh menjelaskan bahwa hal tersebut bukan berarti guru dapat mengabaikan tugas pokoknya dalam mendidik dan mengajar, namun melalui kompetensi entrepreneurship, guru dapat melakukan penguatan peran dirinya sebagai pengajar dan pendidik, misalnya dengan mengembangkan media pembelajaran yang kemudian dipasarkan ataupun mengembangkan kearifan lokal bersama siswa-siswinya untuk menjadi sebuah usaha yang potensial dan bahkan bisa menjadi laboratorium kewirausahaan di sekolahnya.

Selain itu, Saepuloh melihat bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk memanfaatkan segala bentuk keunggulan sumber daya alamnya sehingga diperlukan peran dari berbagai pihak untuk menghimpun kekuatan ekonomi yang besar dan kuat. Oleh karena itu, bukan hal yang tabu ketika peran guru pun dioptimalkan dalam upaya pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Pemberdayaan ekonomi kerakyatan sendiri merupakan usaha untuk menjadikan ekonomi yang kuat, besar, modern, dan berdaya saing tinggi dalam mekanisme pasar yang benar sehingga baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam di sekitar guru dapat dimanfaatkan dan ditingkatkan produktivitasnya secara optimal.

Sementara itu yang menjadi narasumber pada kegiatan tersebut Sekretaris Kementerian Koperasi dan UMKM RI, Prof. Dr. Ir. Rully Indrawan, M.Si., Asisten Deputi Bidang SDM, Budi Santoso, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Dr.Ir. H. Iwa Karniwa, SE, Ak., MM, CA.,PIA. dan Pengurus KADIN Jawa Barat Bambang Supriyadi, ST

( Santri Noesantara/Pergunu Jabar).