Santri Indonesia Traveling Ziarah Auliya di Mesir

Cairo Mesir (29/3/19) – para pelajar Indonesia yang sedang menimba ilmu, di Universitas Al Azhar Cairo Mesir, yang berasal dari Pondok Pesantren Qotrun Nada kota Depok, pagi ini Jum’at 22 Rajab 1440 Hijriyah mengadakan satu kegiatan bersama. 

17 Mahasiswa Indonesia berangkat bersama-sama dari tempat tinggal asrama masing-masing dengan naik tremco (semacam bis metro) 5 menit setelah itu  berjalan kaki menuju beberapa makam para Auliya Sahabat Rasulullah SAW, yang berjarak kurang lebih satu kilometer. 

Sahabat Uqbah bin Amr

Destinasi pertama yaitu Makam Ibn Hajar Al Atsqolani dengan Nama lengkapnya adalah Ahmad bin ‘Ali bin Muhammad bin Muhammad bin ‘Ali bin Mahmud bin Ahmad. Ia diberi gelar Syihabud din dan Syaikhul Islam, ia juga biasa dipanggil Abu Fadhl dan Abul ‘Abbas. Ibnu Hajar lahir pada 22 Sya’ban 773 H di tepi sungai Nil, Mesir. Nama Ibnu Hajar dinisbatkan pada suatu kabilah bernama Kinan yang berasal dari ‘Asqalan, sebuah kota di pesisir Syam, Palestina.

Warisan beliau sangat terkenal dalam bidang keilmuan dan kepenulisan Islam terutama dalam ilmu hadis, di antara karya beliau adalah Fathul Barii Syarh Shahih Bukhari, Buluhgul Maraam min Tahqiqil Ahkam.

Mahasiswi Indonesia 

Para Mahasiswa/i pelajar Indonesia, sudah menjadi kebiasaan rutin melakukan Traveling Ziarah Makam-makam Auliya Dunia Islam, terutama dihari Jum’at, ziarah yang dipimpin oleh ustadz Muhammad Irfan Zidni.

Kegiatan rutin ini adalah kebiasaan yang kita lakukan di pesantren, tradisi ziarah kubur, mengunjungi para Auliya selain mencari keberkahan juga menjadi pajaran bersama untuk selalu mengingat kebaikan akan jasa-jasa para Ulama kita, yang pada hakikatnya kitab-kitab yang kita pelajari dipesantren adalah hasil karya dan ilmu beliau. Jelas ustadz Irfan. 

Beberapa makam para ulama-ulama besar sekaliber Ibn Hajar Al Atsqolani yang menghasilkan banyak karya dan bermanfaat sampai ke bumi Nusantara, kami melihat sendiri bagaimana keadaanya disini sungguh sangat memprihatinkan, bahkan dari sekian banyak peziarah yang datang itu lebih sering berasal dari tanah air Indonesia. Jelas ustadz Irfan yang juga adalah putra dari pendiri Ponpes Qotrun Nada tersebut. 

Masjid Amr bin Al Ash

Makam Imam Lays, Sahabat Uqbah bin Amr, Sahabat Amr bin Al Ash berikut 5 makam-makam yang kami kunjungi untuk ziarah, tabarukan membaca Yasin, Tahlil, Dzikir dan doa-doa yang sudah menjadi rutinitas Pesantren yang terus kami jaga di Mesir.