Ribuan Nahdliyin Jawa Barat Bermunajat Bersama Habib Umar bin Husein Assegaff Majalaya Cipta Damai dan Raih Keberkahan

Bandung – Ribuan Nahdliyin, Alim Ulama dan santri Jawa barat bermunajat dan melakukan doa bersama di Masjid Alun – Alun Bandung pada Sabtu ( 26/1/2019).

Dalam acara tersebut hadir pula Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Tuan Guru Bajang Zainul Majdi, Pimpinan Majlis Dzikir RI 1 Habib Salim Baharun, Ketua PUSDAI Jabar KH. Chairul Anam, Wakil ketua LDNU Jabar KH. Alawi Al Bantani, dll.

Sementara Pimpinan Pondok Pesantren Atsaqofah Al Islamiyah Annahdliyah, Habib bin Husein Assegaff Majalaya dalam acara tersebut hadir menjadi pembicara.

Habib dalam ceramahnya menyatakan bahwa  bencana yang terjadi dimana-mana itu disebabkan kurangnya ketakwaan dan keimanan sebagian bangsa Indonesia.

” Kita saksikan betapa banyak orang mengaku sebagai ulama tapi satu sama lain justru terdepan dalam memfitnah dan mencaci – maki, mereka bagian dari bangsa yang kurang beriman dan bertakwa.” Kata Habib yang menjabat sebagai Wakil ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama LDNU Jawa barat.

Habib melanjutkan bahwa Para Ulama seharusnya menjadi suritauladan, mengajak pada kedamaian,  bukan malah mencemooh pihak lain yang tidak sependapat dalam pandangan politiknya.

” Jangan heran jika kata-kata kotor bahkan terlontar dari lisan Kiai dan Ulama, mereka lupa bahwa Allah SWT berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka.” Tegas Habib yang juga ketua GENERASI.

Lalu Habib Umar Majalaya mengingatkan bahwa Gurunya Almarhum  Habib Hamid  bin Alwi bin Hud Alatas berwasiat kepada  Habib Umar, ” Wahai Umar, tebarkan Islam yang bernuansa Islam Rahmatan Lil alamin bukan hanya mengajarkan mencintai kepada Allah SWT dan Rasul Saw, tapi harus tumbuhkan juga rasa cinta pada Negara Kesatuan Republik Indonesia karena engkau lahir di Negara ini, tumbuh disini dan akan wafat disini.” 

” Pasti jawaban kita para mubaligh tidak ada yang tidak mencintai NKRI ini, kita ingat ungkapan tanpa bukti maka batal. Sebagian mengaku cinta Negeri tapi lantang melakukan perpecahan, mencaci-maki orang yang tidak sejalan dan seiring dengannya dalam pandangan politik.” Kata Habib Umar Majalaya yang pernah berguru kepada berbagai Ajengan di Jakarta dan Jawa Barat.

Habib meneruskan saat ini bahkan dapat disaksikan berbagai aksi segelintir orang yang mengaku ulama tapi secara sukarela dan terang terangan hobi mencaci maki seorang ulama,  padahal Ulama yang dicaci dan dimusuhinya  adalah seorang Kiai besar pimpinan seluruh Ulama di negeri ini.

Maka jangan salahkan jika Allah kirim bencana yang bertubi-tubi, sekali lagi hal itu  disebabkan oleh tindakan sebagian orang yang kurang bertakwa dan orang yang mengerti ( Ulama’), tapi mereka tidak mengikuti ajaran Rasul Saw. Hari ini semua harus sadar dan mengikuti benar-benar Ulama pewaris Nabi, agar semua dapat mencipta kedamaian dan meraih keberkahan. 

( Santri Noesantara/ Hady).