Ramadhan, Banser dan loyalitas Jaga Negeri jaga Kyai dengan motor tua pak Abdul Rasyid

Kabupaten Bogor (25/5/19)-Sebuah pengabdian untuk masyarakat tanpa pandang status, menjaga Negeri agar selalu aman kondusif dan terjaga nilai2 kebhenikaan.

Abdul Rasyid pria asal Tegal yang sejak 45 tahun lalu masuk menjadi anggota Banser di umurnya saat tingkat sekolah menengah keatas, sampai saat ini.

Apa yang beliau cari tak lain adalah pengabdian untuk negeri, pengabdian untuk Alim Ulama, selalu menjaga keberadaan para Kyai saat berada ditempat dakwah.

Saat dihubungi siang usai Dzuhur, beliau sedang berada didapur mengolah kolak untuk dibagikan kepada para pengendara motor yang lewat dipersimpangan jalan Tugu macan Citayam Bogor.

Pak Abdul Rasyid anggota Banser senior

Setiap hari beliau mampu membuat 50 sampai 150 bungkus porsi kolak, lontong dan gorengan yang dibungkus dan akan dibagikan bagi orang-orang yang lewat.

Saat waktu Ashar tiba beliau berangkat menjemput Habib Umar bin Husein Assegaf, yang sedianya sudah ada jadwal acara silaturahim dan buka puasa bersama di kantor PCNU Kabupaten Bogor,.

Pak Rasyid berinisiatif untuk mengkawal Habib dari Citayam sampai ke Kantor PCNU kabupaten Bogor yang jaraknya kurang lebih 40 menit ditempuh dengan kendaraan.

Sampai tujuan dengan lancar, karena pak Rasyid Patwal langsung mobil Habib Umar dengan kendaraan Motor Honda tahun 90an yang unik dan terlihat tua.

Usai acara setelah maghrib dan bubar ara jamaah dan langsung pak Rasyid pulang dengan menaiki kendaraan tua tersebut, tiba ditengah jalan yang masih berjarak 9 kilometer dari rumahnya, tiba-tiba ban depan motor terasa ada yang beres, sambil mencari Bengkel terdekat akhirnya dapat dan ternyata mendapat 4 lubang yang harus ditambal pada ban motor depanya.

Sampai akhirnya 20 menit waktu umdihabiskan untuk menambal ban, dan setelah selesai lanjut perjalanan pulang ke Citayam.