Peringatan Haol Muallim KH. M. Naseh bin H. Syafii Sukmajaya Depok, dihadiri para Singa Podium NU

Depok (30/3/19) Santrinoesantara.com– suasana Masjid Al Barokah yang terletak di Kecamatan Sukmajaya tak jauh dari jantung kota Depok, tak seperti biasanya, ramai lalu-lalang masyarakat berhamburan.

Mulai dari Pengobatan gratis, perlombaan Islami, santunan yatim, pawai islami, dan terakhir digelar acara puncak dengan Tabligh akbar, dalam rangka memperingati Isra Mi’raj dan sekaligus Dzikrul Haol Almaghfurlah Muallim Naseh tokoh masyarakat yang berpengaruh di Depok dan sekitar.

Habib Umar Assegaf Singa Podium NU

Dzikir, tahlil, Maulid kitab Simtuddurrar menjadi pemula acara yang dibaca bersama-sama jamaah usai pelaksana shalat Isya berjamaah, dan berdatangan masyarakat dari berbagai penjuru Depok dan sekitarnya.

Ratusan jamaah hadir khidmat mengikuti rangkaian acara Isra Mi’raj dan Haol, usai mahallul qiyam berkumandan lagu Indonesia raya dan mars Hubbul wathan sebagai bentuk nasionalisme para jamaah yang hadir, Ansor Banser, Pagar Nusa dan beberapa Banom Nahdlatul Ulama terlihat disuasana acara.

Suasana jamaah halaman masjid Al Barokah

Tausyiah pertama oleh Abuya KH. Muhammad Junaedi.H.M.S, pimpinan majlis Laskar Djausyan Kabir Kota Depok, mengupas haol, dzikrul maut dan sekaligus beliau memberi Ijazah Sholawat yang sanadnya bersumber tasalsul sampai Rasulullah SAW kepada seluruh jamaah yang hadir.

Tausyiah kedua yaitu oleh Habib Umar bin Husein Assegaf, yang mendapat julukan Singa Podiumnya Ulama Habaib Nahdliyyin, beliau mengupas makna hikmah perjalanan Isra Mi’raj dan keteladanan seorang Nabi SAW bagi Umat-nya.

Habib Umar Assegaf dan Pager Nusa

Almarhum Almaghfurlah muallim Naseh adalah tauladan bagi kita, terbukti beliau mempunyai anak-anak yang sholeh, pada malam hari ini kita bisa dikumpulkan ditempat yang penuh berkah ini oleh keluarga keturunan sohibul Haol tak lain berkat perjuangan Almargum dalam mendidik anak-anaknya hingga menjadi penerus sampai saat ini, ujar Habib Umar yang juga sebagai Wakil Ketua LDNU Jawa Barat.

Dengan lantang dan tegas Habib Umar Assegaf mengajak kepada para jamaah semua untuk bersama-sama kembali kepada tauladan Nabi dan kitab suci Al Quran, terutama saat ini dalam menyikapi keadaan bangsa, jauhi sifat saling mengejek antara satu golongan dengan golongan lain, mengutip ayat Al Quran, bahwa apabila datang diantara kalian seorang yang membawa kabar berita, maka harus sicek terlebih dahulu di tabayyun kan khobar tersebut.

Jangan sampai kita mengikuti para da’i penceramah, kiai walaupun itu habaib, yang dalam ceramahnya mencaci maki menimbulkan ujaran fitnah dan saling menggunjing, siapapun mereka, karena Nabi jelas dalam berdakwah mengedepankan Akhlaqnya bukan dengan cara nafsu, ujar Habib Umar menutup dengan doa.

Beberapa para tokoh masyarakat yang hadir pun seperti KH. Ahmad Bukhari biasa dikenal Mbah Mad, Seorang tokoh Nahdliyyin yang konsen di bidang ahli Dzikir, KH Fiqih Nivak, Dr. Fahrurrazi, dosen Universitas Gunadarma, Ustadz Darul Quthni ketua Rijalul Ansor Depok dan beberapa Ulama asatidz kota Depok.