PERGUNU Kota Depok Giat Sosialisasikan Mabadi Khoiro Ummah

Ustadz Darul Qutni, S.S.I Saat Melakukan Dakwah Safari Ramadhan

Depok –  Departemen Pendidikan dan Dakwah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama Kota Depok melakukan kegiatan sosialisasi Mabadi Khoiro Ummah di Pondok Pesantren Al-Awwabin Depok, malam tadi, 17 Mei 2019 usai Shalat Tarawih Berjamaah.
Mabadi Khoiro Ummah (Prinsip Umat Terbaik) adalah konsep yang dirumuskan oleh para pendiri Nahdlatul Ulama saat Muktamar NU tahun 1939 (PBNU saat itu masih bernama HBNU). Mabadi Khoiro Ummah kemudian disempurnakan pada Muktamar tahun 1992 di Lampung.

Mabadi Khoiro Ummah diharapkan menjadi identitas, karakter dan jatidiri warga Nahdlatul Ulama. Yang terdiri dari Asshidqu (kejujuran), al Amanah wal wafa’ bil Ahdi (Setia dan Tepat janji), at Ta’awun (kerjasama), al Istiqomah (konsisten) dan al Adalah (bersikap adil).

Menurut Darul Qutni, anggota Departemen Pendidikan dan Dakwah PC PERGUNU Depok, konsep ini merupakan amanat muktamar dan harus terus menerus disosialisasikan agar terbentuk lingkungan sosial yang sesuai dengan Mabadi Khoiro Ummah. “Islam memerintahkan kita bersama orang-orang yang benar dan jujur” katanya. Artinya, kita diperintah untuk menciptakan lingkungan yang baik. Sebab dalam lingkungan yang baik, orang yang tidak baik akan menjadi baik. Sebaliknya dalam lingkungan yang tidak baik, orang baik bisa menjadi tidak baik.

Bahkan, tambahnya, kata “Nahdlah” sendiri diambil para pendiri NU dari bait kitab al Hikam karya Syekh Ibnu Athoillah Assakandariy yang mengutamakan pentingnya lingkungan yang membangkitkan kita menuju Allah Taala. Bukan malah menjauhkan diri kita dari Allah Taala.

Sementara itu, Ketua PC Pergunu Kota Depok mendukung penuh kegiatan sosialisasi Mabadi Khoiro Ummah sebagai program pendidikan dan dakwah PERGUNU.

Hadir dalam kegiatan tersebut, para pengurus MWC NU Kecamatan Pancoran Mas di antaranya KH Drs Fatchurrochman (Mustasyar), Ust Djulham Muslihun (Katib Syuriah), Ust Nurdiansyah (Sekretaris Tanfidziyah), Ust Lukman Margianto, dll.

( Santri Noesantara/ D. Qutni)