Pergunu Garut Turba alias Turun Kebawah, bentuk kepengurusan sampai tingkat Desa

Garut (2/7/19) – Pimpinan Cabang (PC)
Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) Kota Garut, Jawa Barat melakukan Roadshow dan kali ini berada di Pondok Pesantren Nurul Hidayah dalam rangka Sosialisasi dan sekaligus pembentukan PAC PERGUNU Se-Garut Selatan.

Usai Sosialisasi dan lantik PAC PergunuĀ 

Tampak hadir Ust. Dana, S.Ag sebagai Ketua LTM-NU Garut, Mukhlis, S.Ag, Mpd.I. sebagai Ketua PC PERGUNU Garut, bapak. Imron, M.pd sebagai sekertaris PC PERGUNU Garut, Drs. E. Kusnadi, Dede, S. Ag dari PERGUNU Garut.

Acara tersebut dibuka oleh Cecep Saeful Milah, S. Ag sebagai pembawa acara dan dilanjutkan dengan acara Tawasulan dilajutkan laporan panitia oleh Saeful Mubarok, Mpd.

Selanjutnya sambutan oleh ketua PC PERGUNU Garut yakni Kyai Mukhlis, S.Ag, M.pd dan Muh. Mukhsin, S.pd sebagai tuan rumah dari Cikelet sekaligus atas nama Yayasan Pondok Pesantren Nurul Hidayah.

Acara tersebut di laksanakan di kampung Pamalayan, Desa Pamalayan, Kec Cikelet, Kab Garut Jawa Barat yang dihadiri kurang lebih 70 Para Guru

Peserta Pergunu antusias hingga selesai

Dalam sambutanya Ketua PERGUNU Garut menyampaikan beberapa hal kepada para kader PERGUNU dan calon kader PERGUNU diantaranya bahwa para guru harus memiliki Kompetensi baik itu kompetensi Profesional, Kompetensi Pedagonik, dan Kompetensi Kepribadian,” imbuhnya.


Selain itu bahwa Guru Juga Khususnya Guru NU harus memiliki Karakter yang Baik
dan yang Terkahir Kata Mukhlis,S.Ag.,M.Pd yang pada saat ini masih menjabat sebagai Ketua PC PERGUNU Garut menyampaikan Bahwa Guru harus memiliki Literasi Yang Banyak .

Ketua Pergunu Garut dan Jajaran pengurus

Sementara tuan rumah menyampaikan bahwa saya sangat mengapresiasi terhadap PERGUNU Garut yang mau melaksanakan Turba (Turun Kebawah) dalam Mensosialisasikan PERGUNU dan Membentuk semua PAC di Garut Selatan.