Pergunu Depok dan Ribuan Warga Karawang Hadiri Tabligh Akbar Demi Menyambut Ramadhan

Majelis Taklim Habib Abdullah bin Salim Alatas, Keturunan Kramat Empang Bogor.

Karawang – Ramadhan merupakan bulan mulia yang sangat dinanti oleh para perindunya. Ramadhan siap menjamu orang- orang yang berpuasa ( perindunya ) dengan penuh kenikmatan dan beragam keberkahan. Untuk meraih pelbagai hal tersebut dibutuhkan upaya dan usaha maksimal yang kontinyu.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama PC Pergunu Kota Depok, KH. Abdul Hadi Hasan, Lc pada Jumat (26/4) dalam acara penutupan pengajian di Majelis Ratib Al Atasiyah, pimpinan Abah Habib Abdullah bin Salim Alatas Tegal Asem, Kertasari, Rengasdengklok, Kabupaten Karawang Jawa Barat.

Menurutnya, keberkahan ramadhan dapat diraih dengan terus mendekatkan diri kepada Allah Swt, juga pada Al Qur’an. Mendekatkan diri berarti mengkaji, mempelajarinya secara kontinyu kepada para Habaib dan Ulama Nusantara.

” Ramadhan mulia karena ada malam Lailatul Qadar dan malam itu menjadi mulia karena turunnya Al Qur’an. Jika kita ingin meraih kemuliaan Ramadhan secara sempurna maka pelajari, fahami dan bumikan Al Qur’an sebagaimana telah diamalkan oleh Nabi Saw, Keluarganya dan para sahabatnya.” Ucap Kiai Hadi yang hobi melakukan Dakwah Blusukan.

Dirinya melanjutkan bahwa, Nabi Saw sangat menekankan agar umatnya tidak hanya mencintai Al Qur’an tapi juga harus mencintai sosok Nabi dan keluarganya serta para Sahabat. Mereka suri tauladan yang setia berjuang dalam menyampaikan ajaran Islam yang bersumber dari Al Qur’an dan Sunnah.

” Semua pesan itu telah disabdakan, sekali lagi pelajari sepak terjang keluarga Nabi dan para Sahabat, mereka sukses beramal dan sukses mengarungi ramadhan. Bergabunglah dengan orang – orang yang bergembira dalam menyambut ramadhan hingga jasad kita diharamkan dari jilatan api Neraka.” Tegas Kiai Hadi yang juga mengampu sebagai Wakil Sekretaris Lembaga Takmir Masjid LTM NU Kab. Bogor.

Acara penutupan pengajian dan tabligh akbar menyambut Ramadhan diwarnai dengan hujan yang cukup deras, tapi ribuan hadirin tetap setia mendengarkan Mauidzah Hasanah dan bersholawat hingga pukul 02.00, Sabtu (27/4). Turut hadir Habib Hasan bin Muhammad Alatas, Habib Abu Bakar Al Habsyi, Habib Ali bin Alwi Alatas, Kiai Hasan Sadzili Citayam, para Alim Ulama dari berbagai daerah, Pesinetron Bang Fajar, Bang Kuning, dll.

( Santri Noesantara / Hakeem).