Pengurus LTM NU Kab. Bogor Dakwah Blusukan Isra Mi’raj di Kuningan Jawa Barat

Kuningan – Memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw merupakan sebuah amalan yang secara turun temurun dilakukan oleh para Ulama, termasuk juga oleh Kiai Nusantara. Hal itu dilakukan demi menguatkan pengetahuan umat terhadap sepak terjang Rasul Saw yang berjuang dengan penuh keikhlasan.

Hal itu diungkap oleh Wakil Ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama PC. Pergunu Kota Depok, KH. Abdul Hadi Hasan, Lc dalam peringatan Isra Mi’raj yang diadakan di Yayasan Daarussaadah, Dusun Kliwon, Desa Sidaraja, Kec. Ciawi Gebang Kabupaten Kuningan Jawa Barat, Kamis (18/4).

KH. Abdul Hadi Hasan, Lc sedang berceramah di Yayasan Darussaadah Kuningan

Dirinya melanjutkan bahwa setiap kejadian yang dialami oleh manusia mengandung banyak hal yang dapat diresapi, difahami dan dipraktikan, apalagi hal – hal yang tercatat dalam sejarah Rasul Saw.

” Kita semua menyakini Rasul sebagai Manusia paling sempurna, maka tidak heran seluruh seluk beluknya tercatat dalam lembaran Al Qur’an dan Sejarah. Pada hari ini kita mengingat momentum perjalanan mulianya, supaya kita dapat mengambil hikmahnya.” Ucap Kiai yang juga termasuk anggota Muharrik Dakwah Lembaga Takmir Masjid LTM NU Kab. Bogor.

Menurutnya, setiap perjalanan dan aktifitas membutuhkan daya usaha, kesabaran dan tawakal. Jika kita ingin sukses di Dunia dan akhirat maka jangan pernah lelah menikmati Sirah Rasul Saw dan raih rahasia formula kesuksesannya sebagaimana ditekankan oleh Hadrotussyeikh KH Hasyim Asy’ari.

” Pendiri NU, KH Hasyim Asy’ari dalam kitab Irsyadussari menekankan, bahwa diantara cara mudah meraih kesuksesan yaitu dengan menguatkan ikatan cinta dan emosional kita kepada Rasul, plus mencintai orang – orang yang dicintainya. Seperti kepada para Keluarganya dan Para sahabatnya.” Tegas Kiai yang akrab disapa Kang Hadi yang biasa blusukan mengawal Habib Umar bin Husein Assegaff LDNU Jabar.

Pada kesempatan yang sama, pimpinan Yayasan Darussaadah, Kiai Ilan Zaini Dahlan dalam kata sambutannya menekankan agar seluruh wali murid mendukung, memberikan dorongan bagi putra-putrinya untuk mendalami pengetahuan agama Islam dan mengaji agar kelak tercipta generasi Islami yang bertahan Ahlussunnah wal jamaah Annahdliyah.

Acara yang cukup semarak itu diiringi dengan kegiatan wisuda santri dan santriwati Yayasan Darussaadah. Turut hadir pejabat pemerintah setempat dan tokoh masyarakat, diantaranya Habib Sholeh bin Abdullah Alkaff, Ustadz IId Ahmad dimyathi, Ustadz Abdul Kholik, H. Aan Anearudin, Ustadz Sadili, H. Ikin, H. Timan, H. Ai dan Kepada Desa Bapak Tjasta.

(Santri Noesantara/ Hakeem).