Ngaji Kitab Uqudul Lujain di Masjid Pusdai Kota Bandung Bersama Ustadzah Evi Afifah

Bandung – Seperti inilah terobosan yang dimotori oleh WPWA (Warga Pengajian Wanita Assalam Kota Bandung) pada Selasa, 12 Februari 2019 terhadap keberadaan Majelis Taklim yang ada di Kota Bandung Khususnya.

Acara yang dimulai dari pagi hari itu sudah mulai dipenuhi oleh para ibu-ibu muda yang berasal dari berbagai Majelis Taklim yang ada Kota Bandung di antaranya dari Majelis Taklim Assalam, Majelis Taklim Pengajian Ibu-ibu PKMW Taman Belajar Al-Afifiyah Pimpinan KH Wahyul Afif Al-Ghafiqi yang Juga menjabat sebagai Sekretaris PCNU Kota Bandung.

Acara yang di buka oleh pembacaan Maulid Simtududduror itu di pimpin langsung oleh para ibu-ibu muda yang menamai majelis nya tiada lain adalah WPWA (Warga Pengajian Wanita Assalam Kota Bandung).

Pada kesempatan kali ini acara tersebut ditutup dengan tausiah oleh Ustadzah Evi Afifah yang juga salah satu pegiat pendidikan yang aktif di Yayasan Assalam Kota Bandung.

Dalam isi Tausiah nya Evi yang seorang ibu muda kelahiran Cibereum Kabupaten Bandung itu mengangkat tema tentang
“Kisah Seorang Wanita Sholehah yang Mempunyai Suami Munafik”

“istrinya adalah seorang yang selalu mendawamkan Bissmillah dimanapun ia berada sedang apapun pasti bibirnya selalu tak pernah berhenti mengucap lafadz Bissmillah” ujar Evi

Ustadzah Evi juga menceritakan bahwa suami yang munafik itu berencana ingin menguji istrinya karena ia merasa geram melihat sikap istrinya tersebut.
“suatu hari suaminya menitipkan dompet kepada Istrinya kemudian sang istri menyimpan dompet itu disebuah lemari” ujar Evi

“kemudian tanpa sepengetahuan istrinya dompet itu di ambil oleh suami nya dan di buang ke sungai”lanjut Evi Ibu muda yang juga pernah menjabat sebagai Sekretaris IPPNU kota Bandung itu

Evi juga melanjutkan ceritanya yang ia kutip dari Kitab Uqudulluzain itu
“setelah membuang dompet itu ke dalam sungai si suaminya itu meminta kembali dompet itu kepada istrinya”jelas evi dihadapan ibu-ibu yang pagi itu hadir di masjid Pusdai

Dengan membaca Lafadz Bissmillah dibuka lah lemari itu dan alangkah kagetnya sang suami ketika lemari itu di buka ternyata dompet yang telah ia buang ke sungai masih ada di lemari dan tersimpan dengan rapih tanoa ada yang kurang satupun “lanjut ustadzah Evi Afifah

Selain itu beliau juga menekankan kepada ibu-ibu yang hadir pada pagi itu untuk senantiasa mendawamkan Bissmillah dimanapun dan kapanpun.
Ustadzah evi pun menutup tausiah nya dengan membacakan doa kebaikan untuk para jamaah yang hadir.

(Santri Noesantara/ Sandi)