Mahasiswa UNUSIA ajak Masyarakat desa Ciseeng Bogor raih Pendidikan yang tinggi

Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia yang tergabung dalam KKN-PPM kelompok PUCUK menggelar acara seminar Pendidikan pada hari Minggu, 25 Agustus 2019 yang bertempat di Aula Kantor Desa Kuripan betemakan “Pendidikanku, Masa depanku”.

Acara ini di hadiri oleh BABINSA Desa Kuripan Bapak Dwi Wahyono, ketua Yayasan Pendidikan Annafi Ibu Siti Aswat Narulita dan Staf Desa Kuripan Bapak Ridho.

Acara ini dimulai dengan pembukaan lalu menyanyikan lagu Wajib Indonesia Raya dan Mars Hubbul Wathon di lanjut dengan Sambutan-sambutan, kemudian acara inti yaitu seminar Pendidikan oleh Kang Suryadi,S.Pd.I sebagai Narasumber.

“Kegiatan seminar pendidikan bertema kan pendidikanku masa depanku ini kami pilih atas dasar mayoritas minat pendidikan anak-anak untuk melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi sangatlah minim, semoga usai acara ini orang tua dan anak-anak masyarakat desa kuripan sadar akan pentingnya pendidikan untuk bekal hidup di masa depan”, ujar Sahabati Qia selaku ketua pelaksana.

Ibu Aswat dalam sambutannya mengangatakan “ucapan terima kasih atas kerja nyata yang dilakukan oleh Mahasiswa KKN-PPM semoga dengan adanya kegiatan Seminar Pendidikan ini dapat menambah motivasi terhadap anak-anak Desa Kuripan untuk melanjutkan Pendidikan setinggi-tingginya, saya merasakan betul bagaimana memperjuangkan dan mensosialisasikan pendidikan kepada masyarakat memang butuh perjuangan “.

Dalam seminar yang berlangsung selama kurang lebih 2 jam tersebut, kang Suryadi,S.Pd.I menyampaikan ada 2 Modal dan 5 Kunci untuk menuju kesuksesan.

Modal tersebut ialah tumbukan Karekter yang baik bagi diri sendiri, temukan potensi pada diri sendiri. Sedangkan 5 kuncinya ialah, Do’a, Fokus, Inspirasi, restu orang tua, dan berserah diri.

Kemudian beliau menekankan kepada seluruh peserta yang jumlahnya 50 peserta, agar menjadi orang yang baik terlebih dahulu di bandingkan menjadi orang pintar, sebab menjadi orang baik adalah hal yang paling utama di dalam kehidupan di bandingkan orang pintar namun tidak baik, Artinya kepintaranya di gunakan untuk kepentingan diri sendiri.


Menurut Siti Rofiatun & Siti Amelia Siswi SMPN 2 Ciseeng ” saya mengucapkan Terima Kasih kepada Kaka dari KKN UNUSIA yang telah mengadakan seminar ini, kami sangat senang dengan adanya seminar ini kami menjadi sangat termotivasi untuk melanjutkan sekolah ke jenjang berikutnya yaitu SMA ” Ujarnya.

Acara berjalan dengan lancar dan penuh dengan Interaktif, motivasi dan ditutup dengan pembacaan doa. (Irfan PCNU Bogor)