Nahdliyin Raih Berkah Haul ke-6 Habib Hamid bin Alwi bin Hud Alatas di Kota Depok

Hadirin haul tengah melakukan ziarah di Makam Almarhum Habib Hamid bin Alwi bin Hud Alatas

Depok – puncak acara peringatan Haul ke-6 Assayyid Al Habib Hamid bin Alwi bin Hud Alatas yang dilaksanakan pada Rabu (3/4) di Masjid Al Hikmah jalan Menpor Areman Cimanggis Kota Depok, yang bertepatan dengan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. 

Dirangkai dengan Ziarah kubro bersama-sama yang dilangsungkan di Makam yang berada disisi Masjid, dzikir, tahlil, lantunan ayat Al Quran serta doa-doa dipanjatkan oleh jamaah yang hadir membanjiri Masjid dan areal makam Sohibul Haul. 

Usai Ziarah Kubro berjamaah, dilanjutkan dengan peringatan Isra Mi’raj dengan pembacaan riwayat Maulid Simtuddurrar dipimpin oleh Habib Muhsin Alatas dan Habib Hadi bin Hamid Alatas putra beliau. 

Para jamaah yang hadir dari berbagai daerah, khususnya para Alumni Cijurai Sukabumi, Cipayung, Citayam, Jakarta dan sekitarnya bahkan dalam haul kali ini, kedatangan Muhibbin pecinta Almarhum dari Malaysia hingga Mesir. 

KH. Burhanuddin Marzuki tengah menyampaikan ceramah Haul 

Pada kesempatan tersebut panitia, KH. Nanang Mizan yang juga mengampu DKM Masjid Al Hikmah menghadirkan KH. Burhanuddin Marzuki sebagai pembicara yang mewakili Tokoh NU Kota Depok.

Dalam mukadimah ceramahnya Kiai Burhan menyampaikan bahwa Almarhum Habib Hamid Cililitan merupakan tokoh Habib yang sangat akrab dengan Alim Ulama NU. Dirinya berjuang menyampaikan dakwah ramah di berbagai kalangan.

” Habib Hamid dikenal sebagai Habib yang sangat santun, berakhlak dan tegas. Akrab dengan kalangan Nahdliyyin dan Ulamanya. Dakwahnya penuh kesejukan dan tegas.” Ucap Kiai yang pernah menjabat sebagai Ketua PCNU Kota Depok selama dua periode.

Kiai Burhan melanjutkan bahwa Habib Hamid Alatas seorang Ulama yang hingga akhir hayatnya selalu menekankan persatuan, ” Diantara ucapan yang sering disampaikan adalah Salah satu diantara tanda pengikut Mazhab Ahlussunnah wal jamaah adalah tidak mudah mengkafirkan saudaranya yang beriman.” Tegas Kiai pendiri Pondok Pesantren Qotrunnada Kota Depok.

Kiai menutup ceramahnya seraya menyatakan, jangan mengaku sebagai muridnya jika kita mudah menyalahkan orang lain dan tidak mau bertabayyun. Dengan haul ini semoga kita semua bisa mengambil hikmah dari perjalanan dakwah Almarhum.  

( Santri Noesantara/Hakim).