Habib Umar Assegaf: Imam Syafii merayakan Maulid, cinta Nabi dan keluarga adalah Fardhu.

Kabupaten Bogor (22/12/18), Peringatan acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang bertempat di Yayasan Ni’matul Jawahir, dilaksanakan pagi hari tepet pukul 07.00 WIB dimulai.

Dimulai dengan doa Dzikir, takluk dan tawassul yang langsung dipimpin oleh Ust Hudri, dan dilanjutkan dengan pembacaan riwayat Maulid Rasul SWT dengan kitab Simtud Surat yang dipimpin oleh tim Hadroh Ali Ridha.

Usai pembacaan riwayat Maulid, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, yang dalam hal ini sebagai tuan rumah memberi sambutan Habib Hasan Alattas, yang mana kedatangan dan kumpulnya kita disini tak lain karena kecintaan kita kepada Rasulullah dan ini bentuk dari ekspresi kegembiraan atas rahmat yang telah diturunkan oleh Allah SWT. Ujar wan Habib.

Telah hadir para Alim Ulama Habaib serta Umaro, wakil Bupati kabupaten Bogor, kapolres dan seluruh jajaran apatmratur pemerintahan setempat. 

Habib Hasan Alaydrus dari Jakarta, Habib Muhsin bin Daud Assegaf dari Pasuruan ketua Majelis Alawiyyin An Nahdliyyah, Habib Umar bin Husein Assegaf dari Bandung wakil Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama PW Jawa Barat. 

Dalam rangka peringatan Maulid ini, kita harus menggali dan mengenal kembali Akhlak budi pekerti Nabi kita, beliau adalah uswah tauladan yang sangat penting dan harus kita ikuti. Ujar Habib Umat Assegaf. 

Mengutif sebuah ayat Al Quran yang artinya “Katakanlah ya rasul, dengan segala karunia dan rahmat yang Allah turunkan, maka hendaklah kalian bergembira dengan turunya rahmat tersebut. ” artinya kita disuruh untuk bergembira atas kelahiran baginda Rasulullah SAW, inilah dasar kita memperingati hari lahir beliau SAW  atau Maulid.

Bentuk ekspresi para pecinta baginda Nabi SAW dengan perayaan Maulid, perbanyak membaca dilawat karena keberkahan daripada itu akan menyertai kita, pelajari Al Quran dengan itu kita pun bisa meraih keberhasilan yang nyata dan lengkap. Ujar Habib Umar.

Kecintaan kita kepala Nabi tak bisa dilepaskan dengan kecintaan kita kepada keluarganya, ahlulbait Rasulullah SAW juga patut kita kenal, kalau kita sebagai pengikut Imam Syafii maka beliau pernah berkata “mencintai keluarga Nabi adalah Fardhu”, artinya ini sebuah kewajiban mencintai keluarga Rasul dalam Mazhab Imam Syafii, ujar penjelasan Habib.

Kalian yang mengaku Ahlussunah harus cinta kepada Allah kepada Rasul dan kepada Keluarga rasul, aimmatul arbaah Imam Hanafi Imam Malik Imam Syafii imam hambali, semua mencintai rasul dan keluarga.

Acara dihadiri juga oleh wakil ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama PC Kota Depok, ust Abdullah Noer, ust Deni Ali pengurus Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama PW Jawa Barat, perguruan silat Cimande pimpinan Abah Nurdin.