Habib Ahmad Hasan Alaydrus, “Nabi Muhammad Panglima Tertinggi Yang Tak Tertandingi.”

Habib Ahmad Hasan Alaydrus tengah menyampaikan ceramah di hadapan Prajurit TNI

Jakarta (Santri Noesantara) – Warga besar TNI AD/Kom Komputer Data Sisfolog Dittopad menyelenggarakan acara peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. Kegiatan yang dilaksanakan berupa ceramah siraman rohani dan kegiatan silaturahim serta doa bersama bertempat di Gedung A Yani Madittopad, Jl. Kalibaru Timur V No.47 Bungur Jakarta Pusat. Rabu (12/12).

Nabi Muhammad saw merupakan suri tauladan bagi seluruh umat manusia, sebagaimana Allah swt dalam firman-Nya menyatakan, “ Sesungguhnya telah ada pada (Diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu ( Yaitu) bagi orang- orang yang mengharap (Rahmat) Allah dan (Kedatangan) Hari Kiamat dan dia banyak menyebut Allah Swt.”

Hal tersebut disampaikan oleh salah satu Pengurus Pusat Lembaga Seni Budaya Muslimin Nahdlatul Ulama (PP Lesbumi NU) Habib Ahmad Hasan  Alaydrus.

Kehangatan Habib Ahmad Hasan Alaydrus bersama TNI

Nabi Muhammad saw juga merupakan suri tauladan, panutan bagi para seluruh anggota Tentara Nasional Indonesia, “Nabi Muhammad saw merupakan Panglima Tertinggi yang tidak ada tandingannya.” Ucap Habib Ahmad yang juga Dewan Penasihat PC Lesbumi Kota Depok.

Beliau melanjutkan, bahwa Jenderal Soedirman bisa menjadi Panglima Besar bahkan satu- satunya Jenderal  Bintang Lima karena mengikuti tuntunan Nabi Muhammad saw secara ulet dan penuh keikhlasan.

“ Jenderal Soedirman memiliki tiga formula khusus yang selalu diamalkan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, Yaitu Pertama, beliau tidak pernah meninggalkan shalat. Kedua, beliau selalu membiasakan dirinya suci dengan menjaga wudhunya dan ketiga, lisannya selalu sibuk berdzikir jika sedang tidak memberi arahan kepada para prajuritnya.” Papar Habib yang biasa melakukan dakwah blusukan ke berbagai penjuru Indonesia.


Warga besar TNI AD/Kom Komputer Data Sisfolog Dittopad Tengah Mendengarkan Ceramah Habib Ahmad Hasan Alaydrus

Dalam penutup ceramahnya Habib Ahmad menyampaikan apresiasinya yang sangat tinggi kepada seluruh anggota TNI  karena  selalu mengorbankan waktunya demi menjaga NKRI,dengan penuk keikhlasan rela jauh dari keluarga, bahkan harus mengahadapi konsekuensi kehilangan nyawa demi bangsa.

“Mudah-mudahan semua anggota dan keluarga besar TNI diberikan kekuatan oleh Allah swt sehingga dapat menjalankan amanah Agama dan Negara ini dengan penuh keistiqamahan.” Lugas Habib dalam doa penutup ceramahnya.

( Santri Noesantara/Hady).