Guru Para Habaib dan Kiai Nusantara, Almarhum Habib Hamid bin Alwi bin Hud Alatas

Garut – Hari Guru Nasional tengah diperingati oleh para guru di berbagai pelosok Nusantara. Sayidina Ali bin Abi Thalib menyatakan, ” Saya adalah hamba ( budak) bagi orang yang mengajariku walau satu huruf.”

Ungkapan hikmah yang sangat dalam senantiasa terpancar dari lisan Sayidina Ali bin Abi Thalib, semua pengkaji bahasa Arab pasti sangat mengaguminya. Khalifah bisa seperti itu karena berguru kepada Rasul saw.

Sayidina Ali bin Abi Thalib memiliki guru, ana ( saya dalam bahasa Arab) pun memiliki guru yang selalu menjadi sumber penyemangat, tapi sayang sosok guru itu telah meninggal dunia.

Untuk mengenang jasanya, izin kan ana menulis beberapa beberapa untaian kenangan terkait Maha Guru Para Habaib dan Kiai yang ana dapat saat menikmati kopi berkah dengan para Habaib dan Kiai Nusantara.

Ayah penulis bersama salah satu murid terbaik Habib Hamid Alatas, Habib Abu Bakar bin Hasan Alatas Azzabidi 

Suatu hari, ana datang menemui Prof. Dr. Umar Shihab karena ada urusan edit mengedit. Ditengah asyiknya diskusi ana sempat menanyakan terkait sosok Almarhum Habib Hamid Alatas Cililitan yang dikenal sebagai pendiri Pesantren Al Masyhad Cijurei, Cireunghas, Kab. Sukabumi.

Menurut Prof. Umar Shihab, Habib Hamid Alatas merupakan pendakwah yang cerdas dan ikhlas. ” Habib Hamid Alatas pendakwah, pejuang Fillah, saya mengenalnya sejak masih duduk di SMP, tepatnya di Ujungpandang Sulawesi.” Kata Prof Umar yang merupakan Kaka dari Ahli Tafsir Prof Quraish Shihab.

Sedangkan menurut Rais Syuriah PCNU Sukabumi, KH Mahmud Mudrikah Hanafi, Almarhum Habib Hamid Alatas dikenal sebagai Habib Gembol dan Ahli Dakwah Blusukan.

“Habib Hamid Alatas Cililitan merupakan Habib yang kuat berjalan kaki puluhan kilometer demi menebar Islam rahmatan Lil alamin. Habib kemana saja selalu membawa koleksi kitab-kitabnya, dakwah tegas dan berjuang mengenalkan NU kepada para Kiai di Sukabumi.” Papar Mama Mudrikah.

Wakil ketua Lembaga Dakwah LDNU Jabar, Habib Umar bin Husein Assegaff menyatakan Habib Hamid Alatas tidak hanya guru bagi ana, tapi dirinya ayah angkat ana yang begitu berakhlak.

“Akhlak mulianya tidak bisa dilupakan, dengan murid selalu perhatian. Tidak jarang dirinya akan menelpon menanyakan muridnya satu persatu. ” Kata Habib yang dikenal sebagai Singa NU Jabar saat ditemui oleh admin Santri Noesantara.

Beberapa kolega dekatnya, termasuk driver setianya menyatakan bahwa Habib Hamid Alatas dikenal sangat akrab dengan Almarhum KH Abdurahman Wahid ( Gusdur). Nasihat dan sikap politisnya dijadikan kiblat oleh Ulama Nusantara dan negeri Jiran.

Seluruh muridnya memang telah kehilangan sosok pemberani dan pendakwah tegas, tapi dalam hati dan benak semua pasti mengabadikan sepak terjang perjuangan guru para habaib dan Kiai ini.

Selamat Hari Guru Nasional 2019.

Ditulis oleh H. Abdul Hadi Hasan. Lc pengurus Aswaja Center NU Jawa Barat dan Author Lembaga Ta’lif wa Nasyr LTN NU Jabar