Generasi Muda NU di Kota Bandung Warnai Maulid Dengan Festival Shalawat

Bandung ( Santri Noesantara  ) – Puluhan grup shalawat dari seluruh kecamatan di Kota Bandung hadir pada acara Grand Final Festival Shalawat Nasional di Gedung Padepokan Seni Mayang Sunda, Bandung Ahad (16/12). Kegiatan yang diinisiasi Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (KBNU) Kota Bandung ini mempertemukan para pemenang dari tingkat kecamatan se-Kota Bandung.

Kegitan ini juga turut hadir Kapolres Kota Bandung Kombespol Irman Sugema; Kesbangpol Bidang Keagamaan Abdul Latief, SH; Ketua PCNU Kota Bandung KH Agus Syarif Hidayatulloh, Lc.,MA; serta Ketua GP Ansor Kota Bandung Aa Abdul Rozak, M.Ag yang sekaligus sebagai ketua pelaksana.

Menurut ketua pelaksana Aa Abdul Rozak, para peserta yang hadir di grand final Festival Shalawat Nusantara merupakan perwakilan yang menjadi juara di tingkat kecamatan. “Mereka (grup shalawat) itu juara-juara pertama di kecamatannya masing-masing, yang kemudian kita lombakan lagi di tingkat Kota. Alhamdulillah antusiame luar biasa dengan banyaknya peserta, tamu, juga masyarakat yang hadir ke tempat ini”, tegas Rozak. Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan Festival Shalawat Nusantara ini merupakan raingkaian kegiatan KBNU dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Dalam festival ini, grup sholawat Kecamatan Cibeunying Kaler tampil sebagai juara pertama, disusul Kecamatan Rancasari dan Kecamatan Bandung Kulon sebagai juara kedua dan ketiga.
Melalui sambutannya pada acara tersebut, Aa Abdul Rozak menegaskan bahwa pentingnya menysiarkan shalawat di tengah-tengah masyarakat, juga untuk mempereat ukhuwah dalam hidup berbangsa dan bernegara. “Kita sadari bahwa masyarakat kita plural karena itu dengan festival shalawat ini kita mengingat kembali bagaimana Nabi Muhammad sungguh luar biasa menjadi tauladan bagi seluruh umat bukan hanya umat Islam saja. Dan tentunya festival shalawat ini juga menjadi cerminan bagi kita untuk terus mencitai bangsa ini melalui semangat hubbul wathon minal iman dan mempererat ukhuwah kita”, tutur Rozak.

Sambutan positif terhadap acara ini datang dari berbagai pihak, tidak terkecuali dari pemerintah yang diwakili Kesbangpol Bidang Keagamaan serta Kapolres Bandung. Dalam kesempatan tersebut Kapolrestabes Kota Bandung meminta semua elemen bangsa di Kota Bandung untuk saling menjaga suasana kamtibmas yang kondusifitas aman dan damai, terlebih masyarkat sedang menghadapi hajat pesta demokrasi (pilpres/pileg). Sementara itu Ketua PCNU Kota Bandung sangat bahagia dan bangga melihat generasi muda Nahdlatul Ulama (NU) yang terus berdakwah melalui berbagai bidang, salah satunya bidang seni.

Rencananya dalam waktu dekat, pemenang pertama festival shalawat tingkat Kota Bandung ini akan dipertemukan di tingkat provinsi untuk bersaing dengan juara-juara di kabupaten/kota lain yang ada di Jawa Barat. Festival Shalawat Nusantara tingkat kecamatan berlangsung ini berlangsung dari bulan februari hingga desember 2018. Para peserta yang umumnya berasal dari majlis ta’lim ini mengirimkan perwakilan grup shalawat untuk bertanding dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provisi, dan puncak perhelatan di tingkat nasional.

( Santri Noesantara/ Sandi )