Gaet kaum Millenial, IPNU-IPPNU kabupaten Bogor adakan MAKESTA 2019

Citeurep, Bogor (24/1/19), Secara ideal, remaja khususnya remaja Islam selalu diharapkan kehadirannya sebagai penerus dan pewaris generasi tua. Dalam hal ini, generasi muda NU mau tidak mau harus siap menggantikan peran para tokoh-tokoh NU dan ulama’. Kehadirannya tentu saja tidak dapat dipisahkan dengan situasi dan tingkat kondisi umat.


Umat Islam dan juga kominitas-komunitas lain terus berkembang mengalami beberapa corak perbenturan kultural (tatanan sosial), dan setia perkembangan itu menyebabkan munculnya realitas dan lingkungan sosial yang baru.

Hal ini menuntut kesiapan generasi muda NU dalam menjawab tantangan global yang semakin terbuka tanpa batas. Mereka dituntut menemukan kaitan hubungan antara simbol dan idiom (maziyah) agama yang bertolak dari kesadaran dan keadaan lingkungan sosial yang universal.


IPNU-IPPNU sebagai organisasi tempat berhimpun generasi muda pelajar yang berada dalam kibaran Jam’iyah Nahdlatul Ulama, sebagai wadah penempatan jati diri, interaksi sosial, perjuangan dengan sandaran nilai keagamaan dan kebangsaan.

Kelembagaan yang integral dari potensi generasi muda Indonesia, serta bagian dari kehidupan berbangsa dan bernegara secara utuh.


Dengan harapan terciptanya generasi masa depan yang tangguh sehingga dapat menghantarkan bangsa indonesia meraih cita-cita luhur dan menjadi bangsa besar yang diperhitungkan ditengah perhelatan kehidupan dunia.

Dalam waktu dekat, IPNU IPPNU akan mengadakan agenda kegiatan masa kesetiaan anggota atau MAKESTA dengan tema “Membangun kader muda  di era millenial yanv militan, berkatakter Aswaja dan Mencintai NKRI.”

Tujuan dan Manfaat

Tujuan Umum
Sebagai sarana pembentukan karakter kader yang mengarah pada perubahan jiwa, sikap, mental serta menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya suatu organisasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Tujuan Khusus
a) Memotivasi jiwanya untuk mau berorganisasi dan menjadi anggota IPNU-IPPNU yang aktif.
b) Mempunyai sikap dan mental sebagai anggota IPNU-IPPNU dan mampu menumbuhkan rasa cinta terhadap organisasi IPNU-IPPNU.
c) Membentuk kader yang mempunyai motivasi tinggi untuk mengikuti pelatihan selanjutnya.
d) Membentuk kader yang bisa mengembangkan dan memajukan organisasi secara spesifik serta untuk kemajuan generasi bangsa secara global.

Narasumber sebagai berikut: Keorganisasian
Kyai Zamri (alumni ipnu pusat), Ke-Aswajaan
Ust.Achmad ikrom S.HI, Kepemimpinan Ust.ahmad yani S,pd, Brainstroming Panitia, Kebangsaan DANRAMIL Citeureup, Ishoma Panitia, Peran Sosial Media dalam Dakwah, Gus takiyudin, Penyuluhun Narkoba Kapolsek Citeureup, Ke- NU an KH. Abbas Ma’ruf, S.Pd.I, Analisis Diri Rahman Nugraha S,H M,H, Ke-IPNUan dan IPPNU PC. IPNU-IPPNU Bogor. 

Acara akan di adakan pada  1-3 Februari 2019 di Pondok Pesantren Al Hidayah Tajur Kabupaten Bogor Pimpinan Pondok Pesantren Al Hidayah KH Toto Idris Taufiq.