Dzikir Kebangsaan 5000 Ulama Bogor bersama TGB siap lawan Hoax siap jaga NKRI

Cibinong, Kabupaten Bogor, – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) yang akan digelar 17 April mendatang, sedikitnya 5.000 ulama se-Kabupaten Bogor menggelar acara Dzikir Kebangsaan, bertajuk Menguatkan Peran Ulama dalam Menangkal Hoax untuk Pilpres dan Pileg Bermartabat, Sabtu (9/3/2019) di GOR Laga Tangkas, Pakansari, Cibinong.

Selain dihadiri para kiai, ustadz dan ustadzah dari seluruh wilayah Kabupaten Bogor, Dzikir Kebangsaan ini juga dihadiri Dr. KH. Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB), seorang ulama yang selalu membawa persatuan, damai dan sejuk dalam pesan-pesan ceramahnya. 

TGB bersama ketua MUI kab Bogor dan Alim Ulama

Sementara itu, mewakili ulama Kabupaten Bogor, KH Mukri Aji mengatakan bahwa peran ulama di masyarakat begitu sangat berarti.

“Ulama ini beserta ustadz dan ustadzah memegang peranan penting di masyarakat. Oleh karenanya menjadi sangat penting untuk menyatukan para Ulama bersatu padu dalam menjaga keutuhan NKRI. Kita bersatu, dari Ulama untuk Ulama serta memberikan wejangan kepada masyarakat untuk menciptakan pemilu yang bermartabat”, ungkap Kiai Mukri.

Alim Ulama kabupaten Bogor 

Sungguh kita sebagai warga negara Indonesia harus banyak-banyak bersyukur atas karunia Allah SWT yang telah memberikan kita berupa negri yang kaya akan sumber daya alam ini.

Bayangkan saudara-saudara sekalian, jika di negara-negara lain, semisal mesir jika ada khotib yang akan naik mimbar-mimbat Jumat itu harus mempunyai izin dari pemerintah, isi ceramahnya harus sesui dengan undang-undang pemerintah, dan lolos verifikasi seleksi dai-dai yang tidak boleh melawan sistem pemerintah mesir, ini jauh berbeda dengan di kita, yang mana pemerintah kita saat ini memberi ruang kebebasan seluas-luasnya dalam menyampaikan pendapat di muka umum, tapi heranya, mengapa ada orang atau kelompok yang menganggap pemerintah kita anti Ulama, anti kebebasan berpendapat,ujar TGB dalam orasi kebangsaannya. 

Disatu sisi beliau menghimbau untuk menjaga kesatuan dan persatuan bangsa ini, agar kelak anak cucu kita bisa merasakan hasil yang kita pertahankan yang kita perjuangkan. 

Bapak Presiden kita adalah orang yang sholeh yang selalu minta arahan kepada alim ulama dan bahkan saat ini kita tau beliau memilih wakilnya dari kalangan ulama, tidak diragukan, jangan sampai isu hoax terus beredar dan kita harus menyadarkan masyarakat. 

Hadir dalam acara Dzikir Kebangsaan dari kalangan Nahdliyyin seperti ketua LTM H Agus Riadi, KH Amir, KH. Abdul Latif, KH. Oman Abdurrahman, H Teguh dan unsur organisasi Alim Ulama lain.