Audiensi Pergunu Bandung Dengan Pimpinan DPRD Kab. Bandung

Suasana audiensi Pergunu di kantor DPRD Kab. Bandung

Bandung – Pengurus Persatuan Guru Nahdlatul Ulama ( PERGUNU Kabupaten Bandung) melakukan audiensi pada Senin (13/1/2020) dengan Anggota DPRD Kabupaten Bandung bertempat di Kantor DPRD Kab. Bandung Jl. Terusan Soreang Bandung Jawa Barat.

Kedatangan pengurus Pergunu Kab. Bandung disambut hangat oleh Ketua DPRD Kab. Bandung, H. Sugih Sugianto dan Wakil DPRD, H. Yayat dari Fraksi Gerinda. Ketua DPRD langsung membuka rapat audiensi.

Ketua PERGUNU Kab. Bandung, Yohanik, S.Ag memaparkan maksud dan tujuan kedatangannya beserta rombongan, diantaranya untuk mengenalkan bahwa Pergunu Sebagai Organisasi Profesi, Anggota PERGUNU terdiri dari guru, dosen dan guru non formal dan menyampaikan bahwa Pergunu telah membentuk 31 Pengurus Anak Cabang, dan sedang menuju pembentukan ranting.

Ketua DPRD, H Sugih Sugianto menekankan beberapa point, diantaranya :

  1. Kekuatan ini harus kita satukan, dalam rangka membuat gerakan yang masif, karena masih ada kekurangan dan kelemahan dalam bidang pendidikan.
  2. Akhir-akhir ini orang sudah mulai berfikir pragmatis dan praktis, pergunu harus jadi solusi
  3. Pergunu harus maju dan sering mengadakan FGD
  4. Pergunu harus aktif memberi masukan kepada dewan untuk membuat perda yang berkaitan dengan pendidikan dan kesejahteraan guru.
  5. Kerjasama dengan Dinas-dinas terkait dan lintas propesi karena di dinas banyak program
  6. Pergunu harus bergerak bukan hanya pelatihan saja, tapi kajian strategis.
  7. Memperdalam Kajian kitab ta’lim mutaalim, untuk pendidikan berkarakter dan beradab.

Ketua DPRD Kab. Bandung juga menyatakan bahwa jika pergunu mengadakan pelatihan maka DPRD siap mendorong dengan dinas manapun, memberikan peluang Kerjasama dengan Rektor Wongve University Taiwan untuk program Pendidikan dan Magang.

Sementara Wakil Ketua DPRD, Bpk. Yayat menyampaikan beberapa pesan, diantaranya mengharap Pergunu harus mandiri, karena jika mandiri maka tidak akan mudah dimanfaatkan. Dirinya berpesan agar Pergunu dapat bekerjasama dengan semua lini, pergunu harus bisa membuka mata masyarakat Kab. Bandung tentunya dengan bersilaturrahim secara rutin.

Acara audiensi diakhiri dengan ramah tamah dan menikmati jamuan liwet ala Santri NU yang disediakan oleh ketua Dewan DPRD Kab. Bandung. ( Hady/Pergunu Bandung)