Sekjen PBNU hadiri Musyawarah Kerja PCNU Kota Depok

Depok-Jawa Barat (19/10/19) PCNU Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Depok, Jawa Barat, menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab), di Aula Saung Alam Segar, Curug Bojongsari Kota Depok.

Muskercab PCNU kali ini bertujuan untuk memperkuat jam’iyah serta menata jamaah sebagaimana yang tertera dalam tema sentral yang diusung dalam kegiatan ini, yaitu ” meneguhkan dan menguatkan Aswaja Annahdliyah dalam menanggapi Era Millenial 4.0″.

Rois Syuriah NU Depok dan Sekjen PBNU

Ketua PCNU kota Depok, Ahmad Solechan mengatakan perlunya memperkuat jam’iyyah dan menata jamaah agar bisa menghadapi tantangan-tantangan zaman di Era Millenial yang semakin komplek ini khususnya di kota Depok.

Dalam sambutannya, Solechan juga menuturkan bahwa Muskercab ini merupakan bagian dari cara menyiapkan kader-kader NU agar siap menghadapi tantangan zaman.

Saya yakin kepada bapak ibu sekalian, jika bicara NU di kota Depok ini, jamaah penduduknya adalah mayoritas dengan Amaliyah Nahdliyin dan bisa disatukan dengan gerkan kita. Ujar Solechan.

Menurutnya pula, generasi muda NU harus memandang tantangan zaman yang semakin kompleks sebagai peluang untuk berinvestasi sosial-keagamaan dan melihatnya sebagai peluang untuk berbuat baik.

Sering sekali para Kiai-kiai kita mengatakan, bagaimana menyambungkan amaliah-amaliah kita yang NU itu, berangkul dan berkumpul bersama dalam bingkai besar, kapal besar yang Insya Allah membawa maslahat ke kita yang bernama Nahdlatul Ulama, yang sesuai dengan sabda Rasulullah yaitu “Alaikum bil Jamaah”, yang artinya kita mengikuti sunnah Rasulullah dengan berjamaah, oleh karena itu kita ingatkan kepada masyarakat untuk ikut berorganisasi di Nahdlatul ulama karena merupakan sunnahnya Rasulullah, ujar ketua PCNU Depok.

Kita berharap dengan adanya Muskercab ini, kiprah Nahdlatul Ulama di kota Depok dapat di rasakan banyak manfaatnya oleh masyarakat, ujar beliau menutup sambutanya dihadapan ratusan para peserta yang hadir.

KH. Syihabuddin Ahmad dalam sambutanya sebagai Rois Syuriyah memberi tiga arahan kepada hadirin, yang pertama, balas serangan musuh NU dengan serangan yang sama, dalam hal ini kita diserang melalui media sosial, maka kita harus serang balik dengan melalui media sosial pula, oleh karena itu jihad kita harus menguasai dibidangnya, yang kedua, kita harus banyak membaca, baca situasi pelajari stategi apa yang perlu di kedepankan saat ini, seperti ekonomi kerakyatan dan teknologi, yang ketiga, kita perbanyak komunikasi walaupun tidak secara fisik tetapi kita bisa komunikasi melalui telp untuk membahas isu-isu terkini yang berkembang dan bisa dimusyawarahkan bersama, dan saya yakin serta optimis jika kota Depok para Kiai Alim Ulama sering melakukan kumpul dan komunikasi, Insya Allah organisasi Nahdlatul Ulama di kota Depok akan semakin maju dan pesat.

Sambutan berikutnya dari Wakil Kapolres kota Depok, bapak Arya, mengatakan, sangat berterima kasih dengan adanya NU sebagai organisasi Mitra bagi Pemerintah, yang selalu taat dan kiprahnya bagi Negara sudah tidak bisa kita hitung.

Kita berjuang untuk tanah air harus terus menerus dijalankan, jihad mempertahankan negara agar menjadi aman, belakangan ini segelintik orang yang katanya menyuarakan aspirasi kepada pemerintah, mereka yang unjuk rasa dengan cacian makian dibarengi dengan baca sholawat, itu mereka ikut nabi yang mana, ujar pak Arya Wakapolres kota Depok. Sembari para hadirin tepuk tangan dan tertawa.

Lebih jauh lagi pak wakil Kapolres harapan bapak ibu sekalian warga Nahdliyyin bisa menjadi seperti lem, artinya perekat di masyarakat, untuk bersinergi bersama kami dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan.

Acara pembukaan Muskercab yang dimulai sejak pukul 9 pagi, diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran, tawassulan serta lagi Indonesia raya dan mars Yalal Wathan ditutup dengan doa oleh Dr. KH. Ahmad Damanhuri tepat menjelang shalat Dzuhur berjamaah.

Dibagi kedalam tiga sesi acara, Pembukaan, pembekalan materi pengurus, yang diisi oleh Sekjen PBNU, Dr. KH. Helmy Faisal Zaini, dan Dr. KH. Mochamad Surjani Ichsan, dan rapat Pleno perbidang oleh pengurus PCNU

Acara berjalan dengan lancar dan Khidmat, hingga pukul 21.00 WIB, dihadiri oleh seluruh jajaran Pengurus PCNU, ketua-ketua Banom dan Lembaga, seperti LTM, LTN, Muslimat, Fatayat, Pergunu, LDNU, IPNU, IPPNU, Ansor dan Banser.

Turut hadir pak wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna, wakil Kapolres kota Depok bapak Arya, ketua Baznas kota Depok, ketua Depag kota Depok Kiai Asnawi dan para tamu undangan pengasuh Pondok-pondok Pesantren.