1000 Kiai se-Pangandaran Jabar, Istigotsah, mendoakan Jokowi-Kyai Ma’ruf menang telak

Pangandaran, Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) bersama Pergunu Kabupaten Pangandaran menyelenggarakan silaturahmi bersama Kiai NU se-Pangandaran di Pondok Pesantren Nurul Bayan Cimerak Kab. Pangandaran. (26/2/2018).

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pergunu Jawa Barat H Saepuloh, Ketua Umum JKSN Pusat KH M Roziki dan Ketua Umum PP Pergunu KH Dr Asep Saifuddin Chalim.

Pada kesempatan tersebut Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA gerah terhadap berita-berita hoax yang terus menghantam Presiden Joko Widodo, bahkan beliau menjelaskan bahwa dalam pandangan agama (Islam) hoax adalah dosa terbesar di antara dosa paling besar.

“Sebesar-besarnya dosa itu ada empat. Satu, menyekutukan Allah (syirik). Kedua, membunuh manusia. Ketiga, menyakiti orang tua. Keempat, hoax,” kata Kiai Asep Saifuddin Chalim saat memberikan taushiyah politik dalam silaturahmi Jaringan Kiai-Santri Nasional (JKSN) bersama Kiai NU se-Kab Pangandaran di Pondok Pesantren Nurul Bayan Cimerak, Selasa Malam (26/2/2019).

Ribuan Kiai se-Pangandaran berkumpul

Selain itu, Kiai Asep menghimbau agar semua Kiai NU membacakan Hizb Nashr agar berita-berita hoax yang mereka sebarkan menghantam muka mereka sendiri.

“Karena itu kita bacakan terus hizb nashar agar hoax-hoax itu menampar muka mereka sendiri,” kata Kiai Asep yang juga merupakan Dewan Penasehat JKSN Pusat.

KH. Asep Saifuddin Chalim

Dalam acara yang dihadiri sekitar 1000 kiai kampung, da’i muda, muslimat  dan santri itu Kiai Asep mengaku akan terus berjuang untuk memenangkan Jokowi dan Ma’ruf Amin agar Negara Indonesia segera maju, adil dan makmur. “Negara Indonesia jangan sampai dipimpin Wahabi. Wana’udzubillah,” tegas kiai miliarder yang dikenal dermawan itu dengan penuh semangat.

Kiai Asep mengaku terus berdoa tentang pemimpin Indonesia ke depan agar Negara ini tetap dipimpin oleh anak bangsa yang berpaham Ahlussunnah Wal Jamaah yang punya komitmen kuat menjaga NKRI. “Masak Indonesia akan dipimpin oleh orang yang mengeksploitasi hoax,” katanya.

Kiai Asep yang sebelumnya menggelar pertemuan dengan Kiai NU se- Kab Garut di Pondok Pesantren Salaman (Fauzan 3) Sukaresmi Kab Garut, yang dihadiri oleh 2000 jamaah dari unsur Pergunu dan Muslimat NU sebagai Kab Garut.